Hari-hariku yang kian tak jelas…
Jauh sudah kaki melangkah terasa tanpa arah,
melewati gunung dengan indahnya pancaran panorama alam,
dan mengarungi jurang yang terjal dan dalam menakutkan…
Tapi, disini aku tak sendiri…
masih ada bayangmu yang selalu ada kemanapun kupergi,
masih ada cinta yang harum mewangi hingga tak tercium bau peluh yang keluar disepanjang perjalanan,
masih ada rindu yang begitu kebal hingga tak terasa walau tangan dan kaki berdarah tersayat sembilu…
Entah kenapa dirimu ada dan selalu ada di hati dan pikiranku…
kenapa bayang itu tak mau pergi saja dari sini?
Entahlah...
Entah masih sanggupkah tangan ini melukis langit biru,
dan menggambarkan garis-garis pucat wajah indahmu,
yang terhiasi dengan gumpalan-gumpalan awan selembut jiwamu…
Ataukah…
kubiarkan saja angin yang akan menghapus jejakmu disudut hatiku…
biar tak ada lagi wajah-wajah itu disetiap tatapanku yang hampa.
Mungkin…
aku akan terus menanti hadirmu disini…
Mungkin…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar